Banyak praktisi kesehatan mengatakan bahwa nasi putih kadar glikemihnya tinggi sehingga bisa mengakibatkan penyakit diabetes. Pernyataan ini memang benar. Tapi program HS tetap menggunakan nasi putih sebagai makanan utama peserta program. Alasan yang mendasari keputusan kami adalah:

  1. Penyebab penyakit diabetes bukan semata karena makan nasi putih
  2. Nasi putih mudah didapatkan karena sangat umum
  3. Dengan porsi yang tepat nasi putih tidak mengganggu kesehatan
  4. Harga terjangkau
  5. Tubuh butuh makronutrien dan salah satunya adalah karbohidrat
  6. Jika porsi nasi putih sudah tepat kemudian terjadi over glikemik, penyebabnya adalah karena massa ototnya rendah karena kurang gerak terutama setelah makan
    Perlu kami tambahkan disini bahwa apapun yang kita makan, asal dalam porsi/batasan yang tepat tidak akan serta-merta menimbulkan masalah kesehatan. Hal ini terjadi karena tubuh kita telah dilengkapi dengan mekanisme untuk sehat melalui fungsi dari masing-masing organ, kelenjar, enzim dan hormon.

Kami menyadari bahwa setiap dari kita mempunyai kecepatan metabolisme yang bervariasi. Karena itu, biarpun kami telah mempunyai patokan porsi makan, tapi setiap peserta program wajib mengirim laporan data setiap hari. Hal ini bertujuan sebagai pedoman buat kami dalam memberikan pengarahan tambahan selama menjalani program. Laporan data juga untuk melihat seberapa disiplin para peserta program dalam berproses. Demikianlah penjelasan kami mengapa nasi putih masih dipertahankan sebagai makanan utamanya.

Semoga penjelasan kami ini mampu menjawab pertanyaan serta menghilangkan keraguan anda. Salam hangat buat anda semua.

Program HS Menggunakan Nasi Putih Sebagai Makanan Utama

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *