Teman2..

Saya yakin semua orangtua normal PASTI mencintai anak-anaknya karena kodratnya memang seperti itu. Tapi sayang tidak semua orangtua tahu cara menyampaikan/memberikan cintanya kepada anaknya. Inilah beberapa type orangtua yang pernah saya jumpai:


1. Terdapat jenis orangtua yang merasa telah memenuhi kuajibannya setelah memberikan semua kebutuhan serta melayani hal-hal yang belum mampu dikerjakan sendiri oleh anaknya. Selebihnya, mengenai kebersamaan, komunikasi, bimbingan, dukungan dan sentuhan bisa dikatakan jarang sekali bahkan boleh dikatakan tidak pernah dia lakukan.

2. Terdapat pula type orangtua yang terlalu mengikuti semua keinginan anaknya sehingga semua yang diinginkan oleh anaknya selalu dia penuhi. Orangtua jenis umumnya selalu ada saat anaknya membutuhkan dirinya.

3. Ada pula type orangtua yang sama sekali tidak mau terganggu oleh anaknya. Tapi bukan berarti dia tidak mencintai anaknya. Orangtua jenis ini justru sangat mencintai anaknya, karena itu dia telah menyiapkan sosok pengganti dirinya dan dilengkapi dengan menyiapkan fasilitas untuk memenuhi semua kebutuhan anaknya.

Dari tiga contoh jenis orangtua diatas mari kita periksa, seperti apa keseharian serta dampaknya buat anak2 yang terlahir di keluarga seperti diatas.


Kebutuhan anak yang paling mendasar adalah:
1. Butuh DITERIMA kehadirannya dan DIHARGAI keberadaannya.
2. Butuh DICINTAI dan DIPERHATIKAN kebutuhannya
3. Butuh DIPERCAYA dan DIDENGARKAN pendapatnya

Saya mulai dari anak yang lahir dikeluarga type 1.
Bisa dibayangkan, seperti apa kejiwaan anak2 yang terlahir di keluarga type 1 ini. Waktu usianya masih dibawah 2 th, modal mereka saat merasa tidak nyaman hanya menangis. Tapi setelah usianya 2 th, buat orang dewasa yang peka terhadap anak, minimal akan basah matanya saat memperhatikan kesendiriannya. Dan hal ini akan terus berlanjut sampai usia sekolah. Tapi itupun tergantung dari watak dasar si anak. Kalau dia termasuk anak yang sulit bergaul (pasif), di usia sekolahpun tidak terlalu membawa perubahan baginya. Tapi ketika usia sekitar 10 th dia malah akan menjadi bahan bullying teman2nya yang usil.

Anak yang terlahir di keluarga type 1 ini, mungkin mempunyai rasa sakit yang mendalam di lubuk hatinya yang paling dalam. Jadi dia mungkin agak sensitive dalam kehidupannya. Lebih2 kalau dia mempunyai watak dasar Koleris. Celakanya kalau dia bersekolah di sekolah yang gurunya tidak mau tahu dengan keseharian serta kebutuhannya. Saat gurunya berbuat tidak adil padanya atau semakin menekan apalagi kalau sampai mempermalukannya, ada kemungkinan dia bisa berbuat sangat ekstrim. Hanya nasib baik atau kemurahan Tuhan yang mampu menyelamatkan anak2 seperti ini dari tindakan kriminal di masa dewasanya.

Bukan bermaksud menakut nakuti buat teman-teman yang kebetulan mempunyai konsep sebagai orangtua seperti ini. Semoga anda cepat merubah konsep serta sikap anda terhadap anak2 anda. Kasihanilah mereka, karena mereka adalah darah daging anda.


Bersambung…..

Mutiara Kehidupan 19/11/2019

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *